Share to: share facebook share twitter share wa share telegram print page

Kesultanan Gorontalo

Kesultanan Gorontalo

هولونتالو
Pohala'a Hulontalo
Kerajaan Gorontalo
1385–1878
Bendera
Surat Sultan dari Kesultanan Gorontalo tahun 1791
{{{coat_alt}}}
Cap Surat Resmi Kesultanan Gorontalo
Gorontalo Sultanate Territory.png
Lukisan Kawasan Benteng dan Istana Kesultanan Gorontalo tahun 1821. Kawasan Kesultanan ini dibangun oleh Sultan Botutihe tahun 1738
Wilayah kekuasaan dan pengaruh Kesultanan Gorontalo yang meluas hingga ke tomini-bocht di Sausu dan Teluk Tomini tahun 1821
Wilayah kekuasaan dan pengaruh Kesultanan Gorontalo yang meluas hingga ke tomini-bocht di Sausu dan Teluk Tomini tahun 1821
Ibu kotaBiawu
Bahasa yang umum digunakanBahasa Gorontalo
Agama
Sunni Islam
PemerintahanMonarki Konstitusional
Raja/Sultan 
• 1300 - 1385
Humalanggi
• 1523 - 1550
Sultan Amai "Ta Olongia Lopo Isilamu"
• 1859 - 1878
Sultan Zainal Abidin Monoarfa
Sejarah 
• Didirikan
1385
• Wilayah Jajahan Hindia Belanda
1878
Digantikan oleh
Hindia Belanda
Republik Indonesia
Sunting kotak info
Sunting kotak info • Lihat • Bicara
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Kesultanan Gorontalo yang mulanya disebut juga sebagai Kerajaan Hulontalo (Bahasa Gorontalo: Pohala'a Hulontalo) merupakan salah satu Kerajaan tertua di Semenanjung Utara Pulau Sulawesi, dan paling berpengaruh di seantero Kawasan Teluk Tomini, Indonesia.[1]

Kerajaan ini terletak di bagian tengah dari lengan utara pulau Sulawesi, dan diapit oleh dua perairan strategis yaitu Teluk Gorontalo di Selatan dan Laut Sulawesi di Utara.

Pada masa kejayaannya, Kesultanan Gorontalo menjadi pusat penyebaran islam dan pusat perdagangan paling berpengaruh dengan luas wilayah Kesultanan meliputi jazirah Gorontalo hingga ke wilayah Teluk Tomini (Teluk Gorontalo), sampai ke ujung Sausu, Parigi Moutong di Tomini-Bocht (tikungan Tomini), hingga beberapa wilayah di utara dan tengah pulau Sulawesi.[2]

Kerajaan Gorontalo kemudian berubah menjadi Kerajaan Islam pada masa Pemerintahan Raja Amai yang kemudian berganti menjadi Sultan. Sultan Amai yang bergelar Ta Olongia Lopo Isilamu (Raja yang mengislamkan Negeri) merupakan Olongia atau Raja pertama dari Kerajaan Gorontalo yang menganut agama islam.

Ilomata Wopato

Dalam catatan manuskrip sejarah kerajaan-kerajaan di Gorontalo, terapat empat era atau zaman keemasan dari peradaban masyarakat Gorontalo yang dikenal dengan istilah "Ilomata Wopato".

Ilomata Wopato secara harfiah berarti empat karya agung (wopato berarti empat dan ilomata berarti maha karya). Pada empat era tersebut, Kerajaan Gorontalo dipimpin oleh Raja yang arif dan bijaksana hingga akhirnya Kerajaaan berubah menjadi Kesultanan yang berlandaskan ajaran agama Islam. Pada era tersebut, tata kelola pemerintahan hingga kehidupan bermasyarakat diatur sedemikian rupa sehingga rakyat menjadi makmur dan sejahtera.

Ilomata Wopato berada pada empat era dengan rentang waktu sekitar abad ke-14 pada kepemimpinan Raja Ilahudu, abad ke-15 pada kepemimpinan Sultan Amai, abad ke-17 pada kepemimpinan Sultan Eato, dan abad ke-18 pada kepemimpinan Sultan Botutihe.

Ibukota Kesultanan

Kedudukan ibukota Kesultanan Gorontalo mulanya berada di Desa Hulawa, Kecamatan Telaga sekarang, tepatnya di pinggiran sungai Bolango. Kemudian pada tahun 1024 H, ibukota Kesultanan Gorontalo dipindahkan ke Kelurahan Tuladenggi, Kecamatan Dungingi.[3] Lokasi ibukota Kesultanan Gorontalo yang terakhir terletak di Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.[4]

Struktur Pemerintahan Kesultanan

Adapun struktur pemerintahan Kesultanan Gorontalo terdiri atas tiga lembaga yang disebut "Buatulo Towulongo" yang dimaknai sebagai 3 serangkai adat yang menyatu. Buatulo Towulongo terdiri dari:

  • Buatulo Bubato, Lembaga Pemerintahan
  • Buatulo Sara'a, Lembaga Keagamaan
  • Buatulo Bala, Lembaga Pertahanan dan Keamanan

Masing-masing perwakilan Buatulo tersebut akan dipilih secara musyawarah dan mufakat oleh Buatulo Bantayo yang dikepalai oleh seorang Bate. Selain itu, Buatulo Bantayo juga bertugas menciptakan peraturan-peraturan adat dan garis-garis besar tujuan kerajaan/kesultanan.

Batas Wilayah Kesultanan

Kesultanan Gorontalo memiliki wilayah kedaulatan yang berbatasan dengan Kerajaan Limboto, Kerajaan Suwawa, dan Kerajaan Bolango.

Meskipun begitu, pengaruh dan wilayah kekuasaan Kerajaan ini meluas hingga melintasi batas-batas Kerajaan tersebut, bahkan hingga ke wilayah perairan Teluk Tomini (Teluk Gorontalo) sampi ke Sausu, Parigi Moutong di Tomini-Bocht.[5]

Adapun wilayah Kerajaan Gorontalo saat ini kini berada di dalam wilayah Kota Gorontalo, serta sebagian kecil berada di wilayah Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Terbentuknya Kerajaan Gorontalo

Foto Raja Monoarfa dari Gorontalo

Menurut manuskrip sejarah Gorontalo, cikal bakal Kerajaan Gorontalo bermula pertama kali dari sebuah Kerajaan Kecil (Linula) bernama Kerajaan Hulontalangi yang diperkirakan telah berdiri sejak tahun 1300. Dalam catatan R. Tacco (1956), saat itu Kerajaan Hulontalangi telah dipimpin oleh Raja Humalanggi. Di kemudian hari, Raja Humalanggi memiliki seorang anak bernama Ilahudu yang kemudian merangkul dan mempersatukan 17 Kerajaan kecil di lereng atau kaki gunung.[6] 17 Kerajaan-Kerajaan inilah yang kemudian membentuk Kerajaan Gorontalo yang pengaruhnya menjadi lebih besar dan meluas di beberapa wilayah di Teluk Tomini (Teluk Gorontalo).

Selain itu, Kerajaan Gorontalo sejak dahulu telah mengenal kedudukan Raja Perempuan atau Ratu sebagai pemimpin Kerajaan. Hal ini menunjukkan bahwa sejak zaman dahulu, masyarakat Gorontalo telah mengenal kesetaraan kedudukan antara laki-laki dan perempuan di dalam lingkungan Kerajaan.

Daftar Perserikatan Kerajaan Gorontalo

Adapun Perserikatan 17 Kerajaan Kecil (Linula) yang menjadi cikal bakal terbentuknya Kerajaan Gorontalo adalah sebagai berikut:

  1. Kerajaan Hunginaa, Rajanya: Lihawa
  2. Kerajaan Lupoyo, Rajanya: Pai
  3. Kerajaan Bilinggata, Rajanya: Lou
  4. Kerajaan Wuwabu, Rajanya: Wahumolongo
  5. Kerajaan Biawu, Rajanya: Wolango Huladu
  6. Kerajaan Padengo, Rajanya: Palanggo
  7. Kerajaan Huwangobotu Olowala, Rajanya: Dawanggi
  8. Kerajaan Tapa, Rajanya: Deyilohiyo Daa
  9. Kerajaan Lauwonu, Rajanya: Bongohulawa (Perempuan)
  10. Kerajaan Toto, Rajanya: Tilopalani (Perempuan)
  11. Kerajaan Dumati, Rajanya: Buata
  12. Kerajaan Ilotidea, Rajanya: Tamau
  13. Kerajaan Pantungo, Rajanya: Ngobuto
  14. Kerajaan Panggulo, Rajanya: Hungiyelo
  15. Kerajaan Huangobotu Oloyihi, Rajanya: Lealini
  16. Kerajaan Tamboo, Rajanya: Dayilombuto (Perempuan)
  17. Kerajaan Hulontalangi, Rajanya: Ilahudu

Kedatangan Islam

Masjid Hunto Sultan Amai

Kesultanan Gorontalo merupakan salah satu pusat penyebaran agama Islam di Indonesia Timur, selain Kesultanan Ternate, Kesultanan Gowa dan Kesultanan Bone.[7] Penyebaran agama Islam di Gorontalo diperkirakan bermula sejak abad ke-16 (antara tahun 1501-1600), ditandai dengan Islamnya salah satu Raja Gorontalo yang bernama Amai. Raja Amai kemudian mengganti sebutan raja menjadi sultan, sehingga namanya dikenang luas sebagai Sultan Amai dari Kesultanan Gorontalo.

Salah satu referensi masuknya Islam di Gorontalo berasal dari penjelasan Profesor Ibrahim Polontalo, dimana perkawinan antara Olongia Amai atau Raja Amai dengan Puteri Owutango dari Kerajaan Palasa.[8] Agama Islam yang dianut oleh Kerajaan Palasa Ogomonjolo (Kumonjolo) berasal dari hubungan pertalian darah kerajaan tersebut dengan para Raja dari Kesultanan Ternate.[9] Dalam perkawinan tersebut, Raja Amai dan para pengikutnya dipersyaratkan untuk memeluk Islam dan Al-Quran sebagai sumber utama tatanan kehidupan dan adat istiadat masyarakat Gorontalo.[10]

Setelah lamaran diterima, maka Raja Amai yang kemudian bergelar Sultan Amai kembali ke Gorontalo bersama istrinya Putri Owutango, serta didampingi 8 Raja-Raja kecil (Olongia Walu Lontho Otolopa) yaitu Raja Tamalate, Raja Lemboo, Raja Siyendeng, Raja Hulangato, Raja Siduan, Raja Sipayo, Raja Soginti dan Raja Bunuyo.[11] Para Raja ini yang di kemudian hari membantu Sultan Amai dalam membimbing dan merancang adat istiadat yang berpedomankan pada agama Islam.

Sejarah Nama Kerajaan

Sultan Gorontalo terakhir, Ti Tulutani Zainal Abidin Monoarfa (duduk sebelah kiri)

Pada era kolonial Belanda, Kerajaan Gorontalo sendiri memiliki banyak nama yang disebutkan dalam berbagai literatur sejarah, termasuk dalam surat-menyurat antara Belanda dan para Raja Gorontalo saat itu. Nama lain dari Kerajaan Gorontalo yang banyak ditemukan dalam berbagai sumber referensi ilmiah dan media cetak sejak tahun 1800-an di antaranya adalah Goenong-Talo,[12] Goenong-Tello,[13] dan Holontalo.[14]

Dalam catatan sejarah, asal usul nama Gorontalo sendiri memiliki banyak versi. Namun asal usul nama Gorontalo yang paling sesuai dengan fakta sejarah adalah berasal dari kata Huidu Totolu (Tiga Gunung), yang kemudian oleh berbagai literatur era kolonial diserap menjadi Goenong-Talo atau Goenong-Tello. Penjelasan sejarah ini ditegaskan secara lugas oleh Profesor Jusuf Sjarif Badudu dalam Buku Morfologi Bahasa Gorontalo pada tahun 1982.[15]

Dalam bukunya tersebut, Prof. Badudu menjelaskan bahwa Tiga Gunung yang menjadi asal usul nama Gorontalo merujuk pada Gunung Tilonggabila (kini disebut Gunung Tilongkabila), Gunung Malenggalila, dan Gunung ketiga yang tidak bernama. Tiga gunung inilah yang kemudian dalam bahasa Gorontalo disebut sebagai Huidu Totolu yang kemudian diserap menjadi Hulonthalo atau Goenong-Talo, hingga akhirnya dikenal sebagai Gorontalo seperti sekarang ini.

Daftar Olongia (Raja) dan Tulutani (Sultan)

No Olongia Tahun
1 Ilahudu 1385–1427
2 Uloli 1427–1450
3 Walango 1450–1481
4 Polamolo 1481–1490
5 Ntihedu 1490–1503
6 Detu 1503–1523

Olongiya to Tilayo

No Olongia/Tulutani Tahun
1 Amay 1523–1550
2 Matolodula Kiki 1550–1585
3 Pongoliwa Daa 1585–1615
4 Moliye 1615–1646
5 Eato (Eyato) 1646–1674
6 Polamolo II Tomito 1674–1686
7 Lepehulawa 1686–1735
8 Nuwa 1735–1764
9 Walango 1767–1798
10 Bia (Bea/Biya) 1798–1809
11 Tapu 1809
12 Haidari 1809–1828
13 Walangadi 1828–1835
14 Wadipalapa 1836–1847
15 Panjuroro 1847–1851

Olongia to Huliyaliyo

No Olongia/Tulutani Tahun
1 Podungge 1530–1560
2 Tuliabu 1560–1578
3 Wulutileni 1578–1611
4 Mboheleo 1611–1632
5 Bumulo 1632–1647
6 Tiduhula 1647–1677
7 Bia 1677–1703
8 Walangadi 1703–1718
9 Piola 1718–1737
10 Botutihe 1737–1757
11 Iskandar Monoarfa 1757–1777
12 Unonongo 1780–1782
13 Pongoliwu Mbuinga Daa 1782–1795
14 Mbuinga Kiki Monoarfa 1795–1818
15 Muh. Iskandar Pui Monoarfa 1818–1829
16 Lihawa Monoarfa 1829–1830
17 Abdul Babiyonggo 1830–1831
18 Bumulo 1831–1836
19 Hasan Pui Monoarfa 1836–1851
20 Abdullah (Mbuinga) Pui Monoarfa 1851–1859
21 Zainal Abidin Monoarfa 1859–1878

Lihat Pula

Daftar Pustaka Rujukan

  • Rosenberg, C. B. H. (1865). Reistogten in de afdeeling Gorontalo: gedaan op last der Nederlandsch Indische regering (Vol. 10). F. Muller.
  • Riedel, J. G. F. (1870). De landschappen Holontalo, Limoeto, Bone, Boalemo en Kattinggola, of Andagile: Geographische, statistische, historische en ethnographische aanteekeningen.
  • Riedel, J. G. F., & Behrnauer, W. F. A. (1871). Die Landsehaften Holontalo, Limoeto, Bone, Boalemo und Kattinggola oder Andagile mit geographischen, statistischen, geschichtlichen und ethnographischen Anmerkungen (Schluss). Zeitschrift für Ethnologie, 3, 397-408.
  • Herbig, G. (1896). Aktionsart und Zeitstufe. Indogermanische Forschungen, 6, 157.
  • Riedel, J. G. F. (1904). Aus der Holontalo-und der Tominisprache. In Volksdichtung aus Indonesien (pp. 318-340). Springer, Dordrecht.
  • Rohlfs, G. (1871). Henry Noel von Bagermi. Zeitschrift für Ethnologie, 3, 253-255.
  • Riedel, J. G. F. (1885). De oorsprong en de vestiging der Boalemoërs op Noord-Selebes. Bijdragen tot de Taal-, Land-en Volkenkunde van Nederlandsch-Indië, 34, 495-521.
  • Schröder, E. E. W. G. (1908). Gorontalosche woordenlijst. M. Nijhoff.
  • Nur, S. R. (1979). Beberapa aspek hukum adat tatanegara kerajaan Gorontalo pada masa pemerintahan Eato (1673-1679). Universitas Hasanuddin (UNHAS).
  • Haga, B. J. (1981). Lima Pahalaa: susunan masyarakat, hukum adat, dan kebijaksanaan pemerintahan di Gorontalo. Djambatan.
  • Amin, B. (2012). Islam, Budaya dan Lokalitas Gorontalo. Dalam Jurnal Sejarah dan Budaya (KURE). Manado. Balai Pelestarian Nilai Budaya Manado.
  • Apriyanto, J. (2001). Konflik Gorontalo-Hindia Belanda periode 1856-1942 (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).
  • Damis, M. (2016). Ikrar U Duluwo Limo Lo Pahalaa: Bentuk Kesadaran Etnis Gorontalo Era Prakolonial. HOLISTIK, Journal Of Social and Culture.
  • Baruadi, M. K. (2013). Sendi Adat dan Eksistensi Sastra: Pengaruh Islam dalam Nuansa Budaya Lokal Gorontalo. EL HARAKAH (TERAKREDITASI), 14(2), 293-311.
  • Ismail, L. (2017). Pelayaran Tradisional Gorontalo Abad XIX. Skripsi, 1(231411068).
  • Sirajuddin, S. (2018). Peran Para Sultan dalam Penyebaran Islam di Gorontalo. Al-Qalam, 14(1), 57-74.
  • Hunowu, R. P. S. (2019). Kajian Bentuk Visual Dan Analisis Ornamen Pada Masjid Hunto Sultan Amay Gorontalo (Doctoral dissertation, Universitas Komputer Indonesia).
  • Amin, B. (2017). Lokalitas Islam Gorontalo. Suyatno Ladiqi, Ismail Suardi Wekke, Cahyo Seftyono, 1.
  • Hasanuddin, H. Pelayaran Niaga, Bajak Laut, Perkampungan Pedagang di Gorontalo. Walasuji, 9(2), 261-275.
  • Adiatmono, F. (2017). The Weapons Kingdom of Gorontalo (Form, Symbols, and History). International Journal of European Studies, 1(1), 7.

Referensi

  1. ^ Juwono, H. and Hutagalung, Y., 2005. Limo lo pohalaa: sejarah Kerajaan Gorontalo. Ombak.
  2. ^ Reinwardt, C.G.C., 1858. Reis naar het oostelijk gedeelte van den Indischen Archipel in het jaar 1821. Uit zijne nagelaten aanteekeningen opgestelt met een levensberigt en bijlagen vermeerderd door WH de Vriese. Muller.
  3. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-11-12. Diakses tanggal 2019-11-12. 
  4. ^ https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbgorontalo/sejarah-gorontalo_indonesia/
  5. ^ Reinwardt, C.G.C., 1858. Reis naar het oostelijk gedeelte van den Indischen Archipel in het jaar 1821. Uit zijne nagelaten aanteekeningen opgestelt met een levensberigt en bijlagen vermeerderd door WH de Vriese. Muller.
  6. ^ Sirajuddin, S. (2018). Peran para Sultan dalam Penyebaran Islam di Gorontalo. Al-Qalam, 14(1), 57-74.
  7. ^ Maili, M., & Suryani, W. (2018). Jaringan Islamisasi Gorontalo.(Fenomena Keagamaan dan Perkembangan Islam di Gorontalo). Al-Ulum, 18, 435-458.
  8. ^ Polontalo, Ibrahim. 1968. Peranan Tidi Lopolopalo Gorontalo dalam Pembinaan Kepribadian Suku Gorontalo, (Menado: FKPS-IKIP).
  9. ^ Richard Tacco. 1935. Het Volk Van Gorontalo: Historich Traditioneel Maatschappelijk Cultural Sociaal Karakteristiek…, hlm. 26.
  10. ^ Amin, B. (2012). Islam, Budaya dan Lokalitas Gorontalo. Dalam Jurnal Sejarah dan Budaya (KURE). Manado. Balai Pelestarian Nilai Budaya Manado.
  11. ^ Amin, B. (2017). Lokalitas Islam Gorontalo. Suyatno Ladiqi, Ismail Suardi Wekke, Cahyo Seftyono, 1.
  12. ^ Jacobus Noorduyn. 1843. Aardrijkskundig Woordenboek der Nederlanden: E - G. Volume 4.
  13. ^ Zoological Society of London. 1874. Transactions of the Zoological Society of London. Volume 8.
  14. ^ Johan Gerard Friedrich Riedel. 1870. De Landschappen Holontalo, Limoeto, Bone, Boalemo en Kattinggola of Andagile, Geographische, Statistische, Historische en Ethnographische Aanteekeningen
  15. ^ J.S. Badudu. 1982. Morfologi Bahasa Gorontalo. Djambatan

Read other articles:

Kereta api Batu Bara Rangkaian Panjang (KA Babaranjang)KA Babaranjang dihela CC205IkhtisarJenisKereta api BarangSistemCost Insurance Freight (CIF)StatusBeroperasiLokasiDivisi Regional III PalembangDivisi Regional IV TanjungkarangTerminusTarahanTanjungenim BaruStasiun57Layanan1OperasiDibuka1 Oktober 1986; 37 tahun lalu (1986-10-01)[1]PemilikPT Kereta Api Indonesia (Persero)PT Bukit Asam TbkOperatorKAI LogistikDepoLokomotif: Tanjungkarang (TNK) Tarahan (THN)Gerbong: Muaragula (MRL) Re…

American college football season 2018 Central Michigan Chippewas footballConferenceMid-American ConferenceDivisionWest DivisionRecord1–11 (0–8 MAC)Head coachJohn Bonamego (4th season)Offensive coordinatorChris Ostrowsky (2nd season)Defensive coordinatorGreg Colby (4th season)Home stadiumKelly/Shorts Stadium(capacity: 32,885)Seasons← 20172019 → 2018 Mid-American Conference football standings vte Conf Overall Team   W   L     W …

Ice hockey team in Indianapolis, IndianaIndianapolis CheckersCityIndianapolis, IndianaLeagueCHL (1979–84)IHL (1984–87)Operated1979–1987Home arenaFairgrounds ColiseumMarket Square ArenaAffiliateNew York IslandersFranchise history1979–1987Indianapolis Checkers1987–1988Colorado Rangers1988–1989Denver Rangers1989–1997Phoenix Roadrunners The Indianapolis Checkers were a minor league professional ice hockey team from Indianapolis, Indiana. The Checkers' home arena was the Fairgrounds Col…

  Bischofia B. javanicaTaxonomíaReino: PlantaeFilo: MagnoliophytaClase: MagnoliopsidaOrden: MalpighialesFamilia: PhyllanthaceaeTribu: BischofieaeGénero: BischofiaBlumeEspecies Unas nueve, ver texto [editar datos en Wikidata] Bischofia es un género de plantas fanerógamas y el único género de la tribu Bischofieae, perteneciente a la familia Phyllanthaceae. Consiste en dos especies distribuidas por China, Australia y Polinesia.[1]​[2]​ Usos Se utiliza como material …

Eleição primária do Partido Republicano de Montana em 2012   2008 ←  → 2016 5 de junho de 2012 Candidato Mitt Romney Newt Gingrich Partido Republicano Republicano Candidato Rick Santorum Ron Paul Partido Republicano Republicano Presidente dos Estados Unidos Titular Barack Obama Democrata Eleito A eleição primária do Partido Republicano de Montana em 2012 será realizada em 5 de junho de 2012.[1][2] Montana terá 26 delegados na Convenção Nacional Republicana.…

الذاكرة الصريحة، تعد الذاكرة الصريحة أو الذاكرة التوضيحية واحدة من أهم النوعين الرئيسيين من الذاكرة البشرية على المدى الطويل.[1] فهي التذكر الواعي والمتعمد للمعلومات الواقعية والخبرات والمفاهيم السابقة. حيث يمكن تقسيمها إلى قسمين: الذاكرة العرضية وهي التي تخزن تجارب ش

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini.Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan atau coba peralatan pencari pranala.Tag ini diberikan pada Desember 2022. Ludwig TrautmannLahir(1885-11-22)22 November 1885Dachsbach, JermanMeninggal24 Januari 1957(1957-01-24) (umur 71)Berlin Barat, JermanPekerjaanPemeranTahun aktif1912–1953 Ludwig Trautmann (22 November 1885 – 24 Januari 1957) ada…

This article needs additional citations for verification. Please help improve this article by adding citations to reliable sources. Unsourced material may be challenged and removed.Find sources: Court of Appeal of Kenya – news · newspapers · books · scholar · JSTOR (December 2013) (Learn how and when to remove this template message) Politics of Kenya National Government Constitution History Human rights LGBT rights Executive President (list) William Ruto …

1980 single by Grace JonesA Rolling StoneSingle by Grace Jonesfrom the album Warm Leatherette B-sideSinningReleasedApril 18, 1980Length3:31LabelIslandSongwriter(s) Deniece Williams Fritz Baskett Grace Jones Producer(s) Chris Blackwell Alex Sadkin Grace Jones singles chronology On Your Knees (1979) A Rolling Stone (1980) Love Is the Drug (1980) A Rolling Stone is a 1980 single by Jamaican singer Grace Jones. Background The song was recorded for Jones' 1980 album Warm Leatherette, her first post-d…

Kolubara AKostolac AKostolac BMoravaNikola Tesla ANikola Tesla BKosovo AKosovo BTE-TOHE UvacHE Kokin BrodHE BistricaHE PotpećHE Bajina BaštaRHE Bajina BaštaHE ZvornikIron Gate IIron Gate IIHE VlasinaHE PirotHE MeđuvršjeHE Ovčar Banjaclass=notpageimage| Location of power stations in Serbia: Nuclear, Coal/Oil/Gas, Hydroelectric Map all coordinates using: OpenStreetMap Download coordinates as: KML GPX (all coordinates) GPX (primary coordinates) GPX (secondary coordinates) The following page l…

يفتقر محتوى هذه المقالة إلى الاستشهاد بمصادر. فضلاً، ساهم في تطوير هذه المقالة من خلال إضافة مصادر موثوق بها. أي معلومات غير موثقة يمكن التشكيك بها وإزالتها. (فبراير 2016) الأمير الملكي للبرتغال (البرتغالية: Príncipe Real de Portugal)، رسميا الأمير الملكي للبرتغال والغرب (Príncipe Real de Portugal e d…

TomboySutradaraProduser Gemini Satria Film Ditulis oleh Chaerudin PemeranAlona AlegreZainal AbidinPratiwanggonoAdi Bing SlametHappy PrettyTuti MutiaAminah CendrakasihSevihara SoedjarwoNana RiwayatieSundoroSirjon De GautBokirWolly SutinahPenata musikFranki RadenSinematograferTipuk NugrohoTanggal rilis1981Durasi... menitNegara Indonesia Bahasa Indonesia Tomboy adalah film Indonesia yang diproduksi pada tahun 1981. Sinopsis Albert Rumantir (Zainal Abidin) adalah pengusaha kaya yang hidup mend…

Prinz Philip (1992) Prince Philip, Duke of Edinburgh (* 28. Maijul. / 10. Juni 1921greg. als Prinz Philipp von Griechenland und Dänemark im Schloss Mon Repos auf Korfu, Königreich Griechenland; † 9. April 2021 auf Windsor Castle, Windsor, Vereinigtes Königreich) war der Prinzgemahl der britischen Königin Elisabeth II. und Vater von König Charles III. Inhaltsverzeichnis 1 Leben 1.1 Familiärer Hintergrund 1.2 Frühe Jahre 1.3 Zeit als Prinzgemahl 1.4 Tod und Begrä…

American Christian children's television network Smile of a Child redirects here. For the 1911 film, see The Smile of a Child. This article is about the children’s TV channel owned by the Trinity Broadcasting Network. For the unrelated TV channel in Greece, see Smile TV (Greece). Television channel Smile TVCountryUnited StatesBroadcast areaNationwideHeadquartersGarland, TexasProgrammingLanguage(s)EnglishPicture format480i SDTVOwnershipOwnerTrinity Broadcasting NetworkHistoryLaunchedDecember…

AchanakअचानकاچانکSutradara Naresh Malhotra Produser Vijay Galani Ditulis olehSachin Bhowmick (cerita & permainan latar),Anwar Khan (dialog)PemeranGovindaManisha KoiralaFarha NaazPenata musikDilip Sen-Sameer SenSinematograferRaju KaygeePenyuntingNaresh MalhotraPerusahaanproduksiFilm Folks,VenusTanggal rilis12 Juni 1998 (1998-06-12)Durasi159 menitNegara India Bahasa Hindi Achanak (Hindi: अचानक, bahasa Urdu: اچانک, bahasa Inggris: Suddenly) a…

1992 live album by Frank ZappaYou Can't Do That on Stage Anymore, Vol. 5Live album by Frank ZappaReleasedJuly 10, 1992RecordedJune 1966–July 1969 (Disc one);May 30–July 14, 1982 (Disc two)Genre Hard rock jazz fusion rock and roll experimental rock Length140:45LabelRykodiscProducerFrank ZappaFrank Zappa chronology You Can't Do That on Stage Anymore, Vol. 4(1991) You Can't Do That on Stage Anymore, Vol. 5(1992) You Can't Do That on Stage Anymore, Vol. 6(1992) Professional ratingsReview…

Berikut ini adalah daftar gunung serta pegunungan di negara Jepang berdasarkan ketinggiannya. Gunung Fuji dilihat dari kota Fuji di prefektur Shizuoka Diatas 3000 meter Gunung Kita dilihat dari gunung Nakashirane Nama Gunung Ketinggian (Meter) Ketinggian (Kaki) Prefektur Gunung Fuji 3.776 12.388 Shizuoka / Yamanashi Gunung Kita 3.193 10.476 Yamanashi Gunung Okuhotaka 3.190 10.466 Gifu / Nagano Gunung Aino 3.189 10.463 Shizuoka / Yamanashi Gunung Yari 3.180 10.433 Gifu / Nagano Gunung Warusawa 3.…

هذه المقالة يتيمة إذ تصل إليها مقالات أخرى قليلة جدًا. فضلًا، ساعد بإضافة وصلة إليها في مقالات متعلقة بها. (نوفمبر 2013) إعلان القرار للمتأثرين به يُقصد به إبلاغ القرار إلى من لم يشتركوا في خطوات اتخاذه. ويُستخدم مصطلح «إعلان القرارات للمتأثرين بها» لتمييز تلك الحالات الخاصة ا…

Dining and entertainment district in Philadelphia For similarly named venues, see Xfinity Center. Xfinity Live! PhiladelphiaXfinity Live! in South Philadelphia in March 2014Former namesPhilly Live!LocationSouth Philadelphia, Pennsylvania, U.S.Coordinates39°54′16″N 75°10′10″W / 39.90433°N 75.16937°W / 39.90433; -75.16937Public transit NRG station:   Broad Street Line SEPTA bus: 4, 17OwnerComcast Spectacor and The Cordish CompaniesTypeRestaurants, spor…

2017 British drama film JawboneTheatrical release posterDirected byThomas Q. NapperWritten byJohnny HarrisProduced byMichael Elliott Johnny HarrisStarring Johnny Harris Ray Winstone Ian McShane Michael Smiley Tommy gun collins CinematographyTat RadcliffeEdited byDavid CharapMusic byPaul WellerProductioncompaniesEmu Films Revolution Films BBC FilmsDistributed byVertigo FilmsRelease date 12 May 2017 (2017-05-12) CountryUnited KingdomLanguageEnglish Jawbone is a 2017 British drama fi…

Kembali kehalaman sebelumnya

Lokasi Pengunjung: 44.192.94.177