Suku Dayak Tamuan
Tomuan, Tomun | |
|---|---|
Tarian oleh suku Dayak Tomun dalam Festival Babukung di Kabupaten Lamandau. | |
| Jumlah populasi | |
| ±40.000 (2010) | |
| Daerah dengan populasi signifikan | |
(Kalimantan Tengah)[1] | |
| Nama wilayah | |
| 10.000 | |
| 30.000 | |
| Bahasa | |
| Agama | |
| • • • | |
| Kelompok etnik terkait | |
| Dayak Ngaju | |

Suku Dayak Tamuan adalah sub sub-suku Dayak Ngaju yang terdapat di Kabupaten Kotawaringin Timur, Telawang terutama Daerah Aliran Sungai (DAS) di kecamatan Cempaga Hulu, Desa Parit, dan Kota Besi. Desa Keruing merupakan desa tertua di wilayah ini, kemudian orang Dayak Tamuan menyebar ke desa Pelantaran, Pundu dan Tehang. Sedangkan suku Dayak Tomun adalah sub-suku Dayak yang terdapat di Kabupaten Lamandau di Kalimantan Tengah, tepatnya di desa-desa yang berbatasan dengan Kalimantan Barat.
Suku Dayak Tamuan miliki ikatan sejarah dengan Minangkabau di Sumatera Barat .Pada abad ke-16, seorang bangsawan dari Kerajaan Pagaruyung bernama Malikur Besar (atau Patih Sebatang), berlayar ke Kalimantan. Ia menetap di hulu Sungai Belantikan dan membuka permukiman bernama Kudangan. Keturunannya telah berbaur dengan masyarakat Dayak.[2]
Bahasa
Bahasa yang digunakan suku Dayak Tamuan dan suku Dayak Tomun adalah Bahasa Tamuan. Bahasa tersebut terbagi menjadi dua dialek yaitu Tehang dan Nanga Bulik (Tomun) dengan persentase perbedaan antar kedua dialek tersebut sebesar 73,05 %.
Bahasa Tamuan memiliki aksen yang mirip dengan bahasa Minangkabau. Ada pelafalan –o di hampir setiap kata, seperti, Sapo namo kulo? (siapa nama kamu?), Hendak ke mano (mau ke mana), dan ‘ndak ado (tidak ada).[2]
Upacara adat
- Babantan laman.[3]
- Babukung dalam Festival Babukung
Rujukan
- ^ a b c Kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama, dan Bahasa Sehari-hari Penduduk Indonesia (Hasil Sensus Penduduk 2010) [Bancian Warganegara, Bangsa, Ugama, dan Bahasa Ibu Rakyat Indonesia (Hasil Banci 2010)], Jakarta: Central Bureau of National Statistics of the Republic of Indonesia, 2010
- ^ a b Kompas, Tim Harian (2018-08-23). "Dayak Tomun, Kalimantan Rasa Minang". Kompas.id. Diakses tanggal 2025-09-17.
- ^ https://jpickalimantan.org/berita-babantan-laman-desa-kubung-2018.html
Pranala luar
- Tamuan Cempaga Hulu - globalrecordings.net
- Video di YouTube Bakalah Munur (Cipt Darmo R Nehang) Bahasa Tamuan Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah.
- Video di YouTube Jomblo Tamuan (Versi Organ) Lagu Terbaru Dayak Tamuan Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah.
- Video di YouTube Dayak Tamuan Desa Pelantaran, Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.