Hatshepsut merupakan seorang putri Mesir Kuno dari dinasti ke-13, pada sekitar tahun 1750 SM. Ia diketahui dari sebuah prasasti gamping yang sekarang berada di Museum Mesir (CG 20394) dan ditemukan di Abydos,[1] dimana dinyatakan bahwa ia adalah putri seorang istri raja Nofret. Nama ayahanda rajanya tidak tercatat disini. Ratu Nofret tidak diketahui dari sumber lain.[2] Hatshepsut muncul di prasasti ini sebagai istri seorang pria militer Nedjesankh/Iu yang memiliki istri kedua yang bernama Nubemwakh. Di prasasti juga disebutkan putrinya, nyonya istana Nebetiunet. Seorang Putri Raja Hatshepsut juga diketahui dari sebuah segel kumbang.[2] Pada tahun 2017 ditemukan sebuah piramida dinasti ke-13 di Dahshur. Di piramida ditemukan lempengan batu dengan teks-teks piramida[3] dan nama Raja Ameny Qemau. Di piramida yang sama ditemukan sebuah kotak kanopi yang disebut Putri Raja Hatshepsut.[4]
Pada saat itu belum diketahui dengan pasti apakah wanita dengan nama Hatshepsut ini identik.
Referensi
^H.O. Lange, H. Schäfer, Grab- und Denksteine des Mittleren Reichs, Theil I: Text zu No. 20001-20399, Berlin, 1902, pp. 393–4
^ abK.S.B. Ryholt: The Political Situation in Egypt during the Second Intermediate Period, c.1800–1550 BC, Carsten Niebuhr Institute Publications, vol. 20. Copenhagen: Museum Tusculanum Press, 1997, ISBN8772894210, p. 246