Share to: share facebook share twitter share wa share telegram print page

Partai Golongan Karya

Partai Golongan Karya
SingkatanPartai Golkar
Ketua umumAirlangga Hartarto
Sekretaris JenderalLodewijk Freidrich Paulus
Ketua Fraksi di DPRKahar Muzakir
Dibentuk20 Oktober 1964; 59 tahun lalu (1964-10-20)
Kantor pusatJakarta, Indonesia
Surat kabarSuara Karya (1971–2016)
Sayap pemuda
  • AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar)
  • AMPI (Angkatan Muda Pembaharu Indonesia)
Sayap wanitaKPPG (Kesatuan Perempuan Partai Golkar)
Sayap buruh
Keanggotaan834.218 (2023)[1]
IdeologiPancasila[2][3]
Konservatisme bangsa[4]
Developmentalisme[5]
Liberalisme ekonomi[6]
Nasionalisme Indonesia[6]
Sekularisme[6]
Masa Orde Baru:
Tenda besar[7]
Otoritarianisme sayap-kanan
Anti-komunisme
Nasionalisme Indonesia
Faksi:
Ultranasionalisme[8]
Posisi politikKanan-tengah[9] ke sayap-kanan[10][11]
Selama Orde Baru:
Kanan-jauh[12]
Kursi di DPR
85 / 575
Kursi di DPRD I
309 / 2.232
Kursi di DPRD II
2.412 / 17.340
Situs web
partaigolkar.com

Partai Golongan Karya (Golkar) atau secara umum disingkat dengan Partai Golkar adalah sebuah partai politik di Indonesia. Didirikan sebagai Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar) pada tahun 1964, dan berpartisipasi untuk pertama kalinya dalam pemilihan umum nasional pada 1971 sebagai Golkar (Golongan Karya). Partai Golongan Karya tidak resmi menjadi partai politik hingga tahun 1999, ketika Golkar diperlukan untuk menjadi sebuah partai untuk mengikuti pemilihan.

Partai Golkar berkuasa dari tahun 1971 hingga 1999, di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto dan B.J. Habibie. Kemudian bergabung dengan koalisi yang berkuasa di bawah presiden Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, dan Susilo Bambang Yudhoyono. Ketika Presiden Joko Widodo dari PDI-P terpilih pada tahun 2014, Partai Golongan Karya awalnya memilih untuk bergabung dengan koalisi oposisi yang dipimpin oleh mantan jenderal Prabowo Subianto, yang pada akhirnya kembali mengalihkan dukungannya kepada Pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2016.[13]

Dalam perkembangannya, khususnya pasca Orde Baru, Partai Golkar berhasil bertransformasi menjadi partai modern yang mengadopsi nilai-nilai demokrasi.[14] Pimpinan-pimpinan Partai Golkar juga berhasil menakhodai Golkar sebagai partai politik berpaham sentrisme yang merangkul semua golongan dengan mengedepankan semangat moderat.

Awal mula

Partai Golkar muncul dari kolaborasi gagasan dari tiga tokoh, Soekarno, Soepomo, dan Ki Hajar Dewantara sejak tahun 1940. Saat itu muncul dengan adanya Kelompok Pungsional. Kemudian diubah menjadi Golongan Karya dari tahun 1959. Saat ini Golkar dikenal sebagai partai politik di Indonesia.[15]

Tentara Nasional Indonesia mendukung pembentukannya karena percaya kelompok pungsional ini akan menyeimbangkan kekuatan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang semakin besar. Pada tahun 1960, Soekarno menganugerahi kelompok sektoral seperti guru, tentara dan polisi, pekerja dan seniman kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR GR). Karena beberapa dari anggota kelompok fungsional ini terkait dengan partai politik, hal ini memberikan pengaruh politik kepada Angkatan Bersenjata Nasional. TNI kemudian membentuk serikat pekerja anti-PKI, SOKSI (Sentral Organisasi Karyawan Sosialis Indonesia), dan menggunakan ini sebagai inti dari perlawanan terhadap PKI dan juga inti dari Sekretariat Gabungan Golongan Karya yang dipimpin oleh ABRI, atau Sekber Golkar yang resmi berdiri pada 20 Oktober 1964.[16][17] Pada tahun 1968 ada hampir 250 organisasi di bawah payung Sekretatiat Bersama Golong Karya.

Sejarah

Lambang Sekretariat Bersama Golongan Karya.

Sekretariat Bersama Golongan Karya didirikan pada tanggal 20 Oktober 1964. Sekber Golkar ini lahir karena rongrongan dari PKI beserta ormasnya dalam kehidupan politik baik di dalam maupun di luar Front Nasional yang makin meningkat. Sekber Golkar ini merupakan wadah dari golongan fungsional/golongan karya murni yang tidak berada di bawah pengaruh politik tertentu. Jumlah anggota Sekber Golkar ini bertambah dengan pesat, karena golongan fungsional lain yang menjadi anggota Sekber Golkar dalam Front Nasional menyadari bahwa perjuangan dari organisasi fungsional Sekber Golkar adalah untuk menegakkan Pancasila dan UUD 1945. Semula anggotanya berjumlah 61 organisasi yang kemudian berkembang hingga mencapai 291 organisasi.

Dengan adanya pengakuan tentang kehadiran dan legalitas golongan fungsional di MPRS dan Front Nasional maka atas dorongan TNI dibentuklah Sekretariat Bersama Golongan Karya, disingkat Sekber Golkar, pada tanggal 20 Oktober 1964. Terpilih sebagai Ketua Pertama, Brigadir Jenderal Djuhartono sebelum digantikan Mayor Jenderal Suprapto Sukowati lewat Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I, Desember 1965.

Pada awal pertumbuhannya, Sekber Golkar beranggotakan 61 organisasi fungsional yang kemudian berkembang menjadi 291 organisasi fungsional. Ini terjadi karena adanya kesamaan visi di antara masing-masing anggota. Organisasi-organisasi yang terhimpun ke dalam Sekber Golkar ini kemudian dikelompokkan berdasarkan kekaryaannya ke dalam 7 (tujuh) Kelompok Induk Organisasi (KINO), yaitu:

  1. Koperasi Serbaguna Gotong Royong (KOSGORO)
  2. Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI)
  3. Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR)
  4. Organisasi Profesi
  5. Ormas Pertahanan Keamanan (HANKAM)
  6. Gerakan Karya Rakyat Indonesia (GAKARI)
  7. Gerakan Pembangunan

Untuk menghadapi Pemilu 1971, tujuh KINO yang merupakan kekuatan inti dari Sekber Golkar tersebut, mengeluarkan keputusan bersama pada tanggal 4 Februari 1970 untuk ikut menjadi peserta Pemilu melalui satu nama dan tanda gambar yaitu Golongan Karya (Golkar). Logo dan nama ini, sejak Pemilu 1971, tetap dipertahankan sampai sekarang.

Pada Pemilu 1971 ini, Sekber Golkar ikut serta menjadi salah satu konsestan. Pihak parpol memandang remeh keikutsertaan Golkar sebagai kontestan Pemilu. Mereka meragukan kemampuan komunikasi politik Golkar pada kelompok akar rumput. NU, PNI dan Parmusi yang mewakili kebesaran dan kejayaan masa lampau sangat yakin keluar sebagai pemenang. Mereka tidak menyadari kalau perpecahan dan kericuhan internal mereka telah membuat tokoh-tokohnya berpindah ke Golkar.

Hasilnya di luar dugaan. Golkar sukses besar dan berhasil menang dengan 34.348.673 suara atau 62,79 % dari total perolehan suara. Perolehan suaranya pun cukup merata di seluruh provinsi, berbeda dengan parpol yang berpegang kepada basis tradisional. NU hanya menang di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan, Partai Katholik di Nusa Tenggara Timur, PNI di Jawa Tengah, Parmusi di Sumatera Barat dan Aceh. Sedangkan Murba tidak memperoleh suara signifikan sehingga tidak memperoleh kursi DPR.

Kemudian, sesuai ketentuan dalam ketetapan MPRS mengenai perlunya penataan kembali kehidupan politik Indonesia, pada tanggal 17 Juli 1971 Sekber GOLKAR mengubah dirinya menjadi Golkar/Golongan Karya.

September 1973, Golkar menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) I di Surabaya. Mayor Jenderal Amir Murtono terpilih sebagai Ketua Umum. Konsolidasi Golkar pun mulai berjalan seiring dibentuknya wadah-wadah profesi, seperti Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) dan Federasi Buruh Seluruh Indonesia (FBSI).

Setelah Peristiwa G30S maka Sekber Golkar, dengan dukungan sepenuhnya dari Jenderal Soeharto sebagai pimpinan militer, melancarkan aksi-aksinya untuk melumpuhkan mula-mula kekuatan PKI, kemudian juga kekuatan Bung Karno.

Pada dasarnya Golkar dan TNI-AD merupakan tulang punggung rezim militer Orde Baru. Semua politik Orde Baru diciptakan dan kemudian dilaksanakan oleh pimpinan militer dan Golkar. Selama puluhan tahun Orde Baru berkuasa, jabatan-jabatan dalam struktur eksekutif, legislatif dan yudikatif, hampir semuanya diduduki oleh kader-kader Golkar.

Keluarga besar Golongan Karya sebagai jaringan konstituen, dibina sejak awal Orde Baru melalui suatu pengaturan informal yaitu jalur A untuk lingkungan militer, jalur B untuk lingkungan birokrasi dan jalur G untuk lingkungan sipil di luar birokrasi. Pemuka ketiga jalur terebut melakukan fungsi pengendalian terhadap Golkar lewat Dewan Pembina yang mempunyai peran strategis.

Setelah Soeharto mengundurkan diri pada 1998, keberadaan Golongan Karya mulai ditentang oleh para aktivis dan mahasiswa.

Peraturan Monoloyalitas

Peraturan Monoloyalitas merupakan kebijakan pemerintahan Orde Baru yang mewajibkan semua pegawai negeri sipil (PNS), karyawan bersatus pegawai pada badan usaha milik negara dan badan usaha milik daerah, aparatur desa, pejabat pemerintahan non-PNS, dan "anggota dan purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia yang dikaryakan di instansi pemerintah, ... badan usaha milik negara, dan badan usaha milik daerah"[18] untuk menjadi anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang pada saat itu telah menjadi salah satu KINO dalam Golkar, dan menyalurkan aspirasi politiknya kepada Golkar; pada tahun 1993, Ketua Umum Pengurus KORPRI Pusat mengatakan bahwa "KORPRI tidak akan mentolerir anggota-anggotanya untuk memilih selain Golkar."[19][20]

Setelah Jenderal Besar TNI Soeharto mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei 1998, kebijakan ini dicabut. Sekarang pegawai negeri sipil bebas menentukan wadah aspirasi politiknya.

Perolehan suara

Foto Habibie saat mengkampanyekan Golongan Karya.

Partai Golongan Karya selalu menempati peringkat pertama atau kedua dalam perolehan suara.[21] Pada Pemilu pasca reformasi, tahun 1999, Golkar memperoleh 22% suara, menempati peringkat kedua. Selama era Presiden Soeharto, Golkar selalu memperoleh mayoritas suara. Dalam Pemilu 1997, Golkar memperoleh suara sebanyak 70,2%, sedangkan dalam pemilu-pemilu sebelumnya juga sekitar 60 sampai 70%. Contohnya, dalam pemilu tahun 1987 Partai Golongan Karya dapat menguasai secara mutlak 299 kursi dalam DPR. Selama Orde Baru, DPR betul-betul dikuasai Golkar, dan saat itu militer juga memiliki jatah kursi.

Pencapaian pada Pemilu Legislatif 2009

Partai Golongan Karya mendapat 107 kursi (19,2%) di DPR hasil Pemilihan Umum Anggota DPR 2009, setelah mendapat sebanyak 15.037.757 suara (14,5%). Perolehan suara dan kursi menempatkannya pada posisi kedua dalam Pemilu ini.

Pencapaian pada Pemilu Legislatif 2014

Partai Golongan Karya mendapat 91 kursi (16,3%) di DPR hasil Pemilihan Umum Anggota DPR 2014, setelah mendapat sebanyak 18.432.312 (14,75%). Perolehan suara dan kursi menempatkannya pada posisi kedua dalam Pemilu ini.

Pencapaian pada Pemilu Legislatif 2019

Partai Golongan Karya mendapat 85 kursi (14,8%) di DPR hasil Pemilihan Umum Anggota DPR 2019, setelah mendapat sebanyak 17.229.789 (12,31%). Perolehan suara menempatkannya pada posisi ketiga dan perolehan kursi menempatkannya pada posisi kedua dalam Pemilu ini.

Pemilu No urut Total kursi Total pemilihan Persentase Perubahan kursi Peringkat Ketua
1971 5
236 / 360
34,348,673 62.80% Partai baru 1 Ali Murtopo
1977 2
232 / 360
39,750,096 62.11% Penurunan4 kursi 1 Amir Murtono
1982 2
242 / 360
48,334,724 64.34% Kenaikan10 kursi 1 Amir Murtono
1987 2
299 / 400
62,783,680 73.11% Kenaikan57 kursi 1 Sudharmono
1992 2
282 / 400
66,599,331 68.10% Penurunan17 kursi 1 Wahono
1997 2
325 / 400
84,187,907 74.51% Kenaikan43 kursi 1 Harmoko
1999 33
120 / 500
23,741,749 22.46% Penurunan205 kursi 2 Akbar Tanjung
2004 20
129 / 550
24,480,757 21.58% Kenaikan8 kursi 1 Akbar Tanjung
2009 23
106 / 560
15,037,757 14.45% Penurunan22 kursi 2 Jusuf Kalla
2014 5
91 / 560
18,432,312 14.75% Penurunan15 kursi 2 Aburizal Bakrie
2019 4
85 / 575
17,229,789 12.31% Penurunan6 kursi 3 Airlangga Hartarto
2024 4
102 / 580
23,208,654 15.72% Kenaikan17 kursi 2 Airlangga Hartarto
Status Koalisi
Periode Status koalisi Partai koalisi
2004–2009 Oposisi
(sampai Des 2004)
PDI-PGolkarPBRPDS
Pemerintah
(sejak Des 2004)
GolkarPKBPPPDemokratPKSPANPBBPKPI
2009–2014 Oposisi
(sampai Okt 2009)
GolkarHanura
Pemerintah
(sejak Okt 2009)
DemokratGolkarPKSPANPPPPKB
2014–2019 Oposisi
(sampai 2016)
GolkarGerindraPANPKSPPPPBB
Pemerintah
(2016–2018)
PDI-PGolkarPANPKBPPPNasDemHanuraPKPI
Pemerintah
(2018–2019)
PDI-PGolkarPKBPPPNasDemHanuraPKPIPSIPerindo
2019–2024 Pemerintah
(2019–2024)
PDI-PGerindraGolkarPKBNasDemDemokratPANPPPPerindoBerkaryaPSIHanuraPBBPKPI
2024–2029 Pemerintah
(2024–2029)
GerindraGolkarPANDemokratPSIGeloraPBBGaruda

Kontroversi

Politisasi Sepak bola

Partai Golongan Karya mengklaim penurunan harga tiket pertandingan final Piala AFF 2010 berkat jasa Partai Golongan Karya.[22] Selain itu, pada deklarasi calon gubernur Sulawesi Selatan dari Partai Golongan Karya, Nurdin Halid—ketua umum PSSI sekaligus kader Partai Golongan Karya—mengklaim 'sukses' Tim Nasional di kancah Piala AFF adalah karya Partai Golongan Karya.[23]

Dualisme kepemimpinan

Pada akhir tahun 2014 terjadi dualisme kepengurusan dalam tubuh Partai Golongan Karya, yang dipimpin oleh Aburizal Bakrie hasil munas Bali dan Agung Laksono hasil munas Jakarta. Pada awal Maret 2015, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia mengeluarkan surat keputusan yang mengesahkan Golkar yang dipimpin oleh Agung Laksono. Pada bulan April 2015, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mengeluarkan putusan sela menunda pelaksanaan surat keputusan yang dikeluarkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang mengesahkan kepengurusan Partai Golongan Karya kubu Agung Laksono. Pada tanggal 10 Juli 2015, empat hakim yang mengadili kasus tersebut, yaitu Arif Nurdu'a, Didik Andy Prastowo, Nurnaeni Manurung dan Diah Yulidar memutuskan untuk menolak gugatan yang diajukan oleh Ketua Umum Partai Golongan Karya hasil Munas Bali Aburizal Bakrie terkait dualisme kepengurusan partai. Putusan itu diambil dalam rapat permusyawaratan majelis hakim PTTUN Jakarta. Dengan dibacakannya putusan PTUN itu, kepengurusan Partai Golongan Karya yang kemudian diakui oleh pengadilan adalah hasil Munas Bali yang dipimpin oleh Agung Laksono sebagai ketua umum dan Zainudin Amali sebagai sekjen.[24][25] Namun, pada Oktober 2015, Mahkamah Agung mengabulkan kasasi yang diajukan oleh Partai Golongan Karya hasil Munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie. Dualisme kepemimpinan ini mulai berakhir sejak tercapainya kesepakatan untuk rekonsiliasi yang dipimpin oleh mantan Ketua Umum Partai Golongan Karya juga Wakil Presiden Jusuf Kalla pada awal tahun 2016. Kedua kubu juga sepakat untuk menyelenggarakan musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) pada pertengahan tahun 2016. Dualisme kepemimpinan ini resmi berakhir pada 17 Mei 2016 dimana Setya Novanto terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Golongan Karya[26] yang baru dalam penyelenggaraan Munaslub Golkar di Nusa Dua, Bali.

Ketua Umum

Bacaan

  • David Reeve, Robyn Fallick (Editor), Iskandar P. Nugraha (Editor), Lubabun Ni’am (Editor), Gatot Triwira (Translator) (July 2013). Golkar – Sejarah yang Hilang: Akar Pemikiran dan Dinamika. Depok, Jawa Barat: Komunitas Bambu. ISBN 9786029402308. 
  • Ridwan Saidi. Golkar Pascapemilu 1992 Golkar Pascapemilu 1992
  • Akbar Tandjung. The Golkar Way: Survival Partai Golkar di Tengah Turbulensi Politik Era Transisi
  • Nanang Dwi Prasidi. Golkar Retak? Golkar Retak?
  • Dasman Djamaluddin. Golkar as Alternative Party Golkar as Alternative Party
  • Masashi Nishihara. Golkar and the Indonesian Elections of 1971
  • Rully Chairul Azwar. Politik Komunikasi Partai Golkar di Tiga Era
  • Leo Suryadinata. Golkar dan Militer: Studi tentang Budaya Politik
  • Dirk Tomsa. Party Politics and Democratization in Indonesia: Golkar in the Post-Suharto Era
  • Yohanes Krisnawan. Pers Memihak Golkar?: Suara Merdeka Dalam Pemilu 1992
  • Bambang Cipto. Duel Segitiga PPP, Golkar, Pdi Dalam Pemilu 1997
  • Uziar Fauzan, Hairus H. Salim, Umar Ibnu Sholeh. Tujuh Mesin Pendulang Suara: Perkenalan, Prediksi, Harapan Pemilu 1999: PAN, PBB, PDIP, Golkar, PK, PKB, PPP.
  • Source Wikipedia. Golkar Politicians: Suharto, Aburizal Bakrie, Bacharuddin Jusuf Habibie, Try Sutrisno, Jusuf Kalla, Sudharmono, Adam Malik.
  • Umar Ibnu Alkhatab. Dari Beringin Ke Beringin: Sejarah, Kemelut, Resistensi, Dan Daya Tahan Partai Golkar.
  • Hendri F. Isnaeni. Partai Demokrat Antek Pendjajah: Golkar Perubahan Dari Gerindra, Palu Arit ALA Pki Dan Prd, ADA Jepang Di Balik Pks, Jepang Juga Bikin Pkb
  • Leo Suryadinata. Military Ascendancy and Political Culture: A Study of Indonesia's Golkar

Referensi

  1. ^ "Info Pemilu - Partai GOLKAR". Komisi Pemilihan Umum RI. 22 Desember 2022. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-01-04. Diakses tanggal 4 Januari 2023. 
  2. ^ Nurjaman, Asep (2009). "Peta Baru Ideologi Partai Politik Indonesia". Bestari. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2022-11-13. Diakses tanggal 2022-12-03 – via Neliti.com. 
  3. ^ "Indonesia's election". The Economist. 24 March 2009. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-05-03. Diakses tanggal 2021-02-26. 
  4. ^ Hitchcock, Michael (1997). Images of Malay-Indonesian Identity. OUP. hlm. 101. 
  5. ^ "Dinamika Partai Politik dan Positioning Ideologi: Studi Tentang Pergeseran Positioning Ideologi Partai-partai Politik Peserta Pemilu 2014". Journal of Governance. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-08-05. Diakses tanggal 2024-03-31. 
  6. ^ a b c Bulkin, Nadia. "Indonesia's Political Parties". Carnegie Endowment for International Peace. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-08-14. Diakses tanggal 2021-02-26. 
  7. ^ Editorial of Suara Karya, 1 May 1971
  8. ^ "Comparing Indonesia's Party Systems of the 1950s and the Post-Suharto Era: From Centrifugal to Centripetal Inter-Party Competition". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-07-12. Diakses tanggal 2021-07-24. 
  9. ^ The Report: Indonesia 2008. Oxford Business Group. 2008. hlm. 13. 
  10. ^ Derbyshire, J. Denis (1990). Political Systems Of The World. Allied Publishers. hlm. 116. 
  11. ^ Thomas Bohlken, Anjali (2016). Democratization from Above. Cambridge University Press. hlm. 221. 
  12. ^ "Contesting Victimhood in the Indonesian Anti-Communist Violence and Its Implications for Justice for the Victims of the 1968 South Blitar Trisula Operation in East Java". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-10-06. Diakses tanggal 2021-07-24. 
  13. ^ "Golkar menyatakan dukungan untuk Jokowi". The Jakarta Post. 28 Juli 2016. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-04-27. Diakses tanggal 2021-07-24 – via PressReader. com. 
  14. ^ Roni, Heriyandi (2006). "Demokratisasi internal partai golkar pasca orde baru (1998-2004)". digilib.ui.ac.id. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2022-12-22. Diakses tanggal 2022-12-22. 
  15. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2024-03-09. Diakses tanggal 2024-03-31. 
  16. ^ Nishihara 1972, hlm. 17-19.
  17. ^ Ricklefs 2008, hlm. 243.
  18. ^ Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 1994
  19. ^ Suryadinata, Leo (1989). Military Ascendancy and Political Culture: A Study of Indonesia's Golkar (dalam bahasa Inggris). Ohio University, Center for International Studies. hlm. 97. ISBN 978-0-89680-154-7. 
  20. ^ McLeod, Ross H. (1994). Indonesia Assessment 1994: Finance as a Key Sector in Indonesia's Development (dalam bahasa Inggris). Institute of Southeast Asian. hlm. 57. ISBN 978-981-3016-98-9. 
  21. ^ Golkar Jadi Motor KIB, Airlangga: Koalisi Ini Akan Melanjutkan Warisan Jokowi, diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-10-06, diakses tanggal 2022-07-17 
  22. ^ "detikNews : Golkar Klaim Punya Andil Dalam Penurunan Tiket Final Piala AFF". us.detiknews.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-12-24. Diakses tanggal 2011-01-19. 
  23. ^ "Tempointeraktif.Com – Nurdin: Sukses Timnas Karya Golkar". tempointeraktif.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-01-19. Diakses tanggal 2011-01-19. 
  24. ^ ""PTUN Sahkan Golkar Agung, Ical akan Ajukan Kasasi", diakses [[2 September]] 2015". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2015-09-02. 
  25. ^ ""Vonis PTUN Jakarta Dianulir, Agung Laksono Ketum Golkar", diakses [[2 September]] 2015". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-12-06. Diakses tanggal 2015-07-16. 
  26. ^ "Profil Ketua Umum Partai Golkar dari Masa ke Masa - Kompas.com". kompas.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-10-21. Diakses tanggal 2023-10-20. 
  27. ^ "Menkumham Aktifkan SK Golkar Munas Riau Selama Enam Bulan". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-10-06. Diakses tanggal 2016-06-09. 
  28. ^ Sah! Setya Novanto Ketua Umum Baru Partai Golkar Arah.com, tanggal 17 Mei 2016. Diakses tanggal 18 Mei 2016

Pranala luar

Read other articles:

Type of sword common in Indian martial arts For the Sikh symbol, see Khanda (Sikh symbol). For the sword described in Hindu legend, see Asi (Mahabharata). Khanda A khandaTypeDouble-edged swordPlace of originIndian subcontinentProduction historyProducedSimilar weapons used from at least the Gupta period (320-550) to present.SpecificationsBlade typeDouble-edged, straight bladed, blunt tipped The khanda (Sanskrit: खड्ग) is a double-edge straight sword originating from the Ind…

Human settlement in EnglandJuniper HillJuniper HillLocation within OxfordshireOS grid referenceSP579324Civil parishCottisfordDistrictCherwellShire countyOxfordshireRegionSouth EastCountryEnglandSovereign stateUnited KingdomPost townBrackleyPostcode districtNN13Dialling code01280PoliceThames ValleyFireOxfordshireAmbulanceSouth Central UK ParliamentBanbury List of places UK England Oxfordshire 51°59′17″N 1°09′29″W / 51.988°N 1.158°W&#x…

Carlo GiuffrèGiuffrè pada 1971Lahir(1928-12-03)3 Desember 1928Napoli, ItaliaMeninggal1 November 2018(2018-11-01) (umur 89)Roma, ItaliaPekerjaanPemeranTahun aktif1942-1991; 2002 Carlo Giuffrè (3 Desember 1928 – 1 November 2018) adalah seorang pemeran panggung, film dan televisi dan pengarah panggung asal Italia.[1] Ia tampil dalam lebih dari 90 film antara 1942 dan 2002. Filmografi pilihan Side Street Story (1950) Il padrone del vapore (1951) The Machine to Ki…

Burmese Days Dias da Birmânia (PT)Dias na Birmânia (BR) Autor(es) George Orwell País  Reino Unido Gênero Novela Editora Harper & Brothers Lançamento Outubro de 1934 Páginas 300 ISBN 978-0-141-18537-8 Edição portuguesa Tradução Maria da Graça Lima Gomes Editora Moraes Editora Lançamento 1953 Páginas 330 Edição brasileira Tradução Newton Goldman Editora Nova Fronteira Lançamento 1984 Páginas 351 Burmese Days (Brasil: Dias na Birmânia / Portugal: Dias da Birm

Ikuo Sekimoto (関本郁夫code: ja is deprecated , Sekimoto Ikuo, lahir 18 Juli 1942) adalah seorang sutradara dan penulis skenario film di Jepang. Filmografi (sebagai sutradara) 2004 School Wars: Hero 1995 Gokudo no onna-tachi: Akai kizuna 1994 Shinonomerou onna no ran 1990 Nozomi (hāto) uicchiizu 1988 Crazy Boys 1985 Dan Oniroku kinbaku manji-zeme 1984 Dan Oniroku nawazeme 1983 Jotei aka Empress 1981 Danpu wataridori 1979 Tenshi no Yokubou 1976 Ooku ukiyo-buro 1975 Koushoku: Genroku (maruhi)…

Artur Auernhammer (2020)Unterschrift von Artur Auernhammer Artur Auernhammer (* 9. März 1963 in Oberhochstatt) ist ein deutscher Politiker (CSU). Er war von 2004 bis 2005 bereits Mitglied des Deutschen Bundestages und ist seit 2013 erneut Mitglied. Zudem ist er seit 2015 Vorsitzender des Bundesverbandes Bioenergie.[1] Inhaltsverzeichnis 1 Leben und Beruf 2 Politische Tätigkeiten 3 Mitgliedschaft 4 Privates 5 Weblinks 6 Einzelnachweise Leben und Beruf Nach dem Besuch der Hauptschule und…

Der Weg zur Bundesverfassung 1866/1867 Die Gründung des Norddeutschen Bundes war ein längerer Prozess in den Jahren 1866 und 1867. Dabei bildete Preußen mit den verbündeten Staaten in Nord- und Mitteldeutschland durch Fusion einen neuen gemeinsamen Bundesstaat (föderativer Staat). Vorausgegangen waren der Bundesgründung der Deutsche Krieg und die Auflösung des 1815 gegründeten Deutschen Bundes. Der Norddeutsche Bund war zwar nicht der Rechtsfolger des Deutschen Bundes, doch kamen in der …

Лукас Окампос Лукас Окампос Особисті дані Народження 11 липня 1994(1994-07-11) (29 років)   Кільмес, Аргентина Зріст 188 см Вага 84 кг Громадянство  Аргентина Позиція вінгер Інформація про клуб Поточний клуб «Севілья» Номер 5 Юнацькі клуби 2011 «Рівер Плейт» Професіональні клу…

Hall in Tirol Daten Betriebsstellenart Durchgangsbahnhof Abkürzung H IBNR 8100105 Eröffnung 1858 Webadresse bahnhof.oebb.at Lage Stadt/Gemeinde Hall in Tirol Bundesland Tirol Staat Österreich Koordinaten 47° 16′ 37″ N, 11° 30′ 5″ O47.276911.5014Koordinaten: 47° 16′ 37″ N, 11° 30′ 5″ O Eisenbahnstrecken Kufstein Grenze–Innsbruck (km 66,606) Liste der Bahnhöfe in Österreich i16i16i18 Der Bahnhof Hall in Tirol is…

Food festival at Walt Disney World Epcot International Food & Wine FestivalBeginsJuly 27, 2023EndsNovember 18, 2023FrequencyYearlyVenueEpcotLocation(s)Walt Disney World in Bay Lake, FloridaCountryUnited StatesInaugurated1995ActivityAlcoholic drinks, Food Tasting, Musical Concerts, Cooking demonstrationsWebsiteOfficial website The Epcot International Food & Wine Festival is an annual food festival at Epcot, in the Walt Disney World Resort in Bay Lake, Florida. It would typically run from …

هذه المقالة يتيمة إذ تصل إليها مقالات أخرى قليلة جدًا. فضلًا، ساعد بإضافة وصلة إليها في مقالات متعلقة بها. (أبريل 2020) مغامرات تان تان: سر اليونيكورن The Adventures of Tintin: The Secret of the Unicorn المطور يوبي سوفت مونبلييه الناشر غيم لوفت ، يوبي سوفت الموزع نينتندو إي شوب،  وستيم،  وجوجل بل

هذه المقالة يتيمة إذ تصل إليها مقالات أخرى قليلة جدًا. فضلًا، ساعد بإضافة وصلة إليها في مقالات متعلقة بها. (يناير 2018) السلطان سليم الأول السلطان سليمان الأول خير الدين بربروس تم تأسيس الإمبراطورية العثمانية في بداية القرن 14. في بداية القرن 16 بدأت توسيع رقعة أراضيهم من…

يفتقر محتوى هذه المقالة إلى الاستشهاد بمصادر. فضلاً، ساهم في تطوير هذه المقالة من خلال إضافة مصادر موثوق بها. أي معلومات غير موثقة يمكن التشكيك بها وإزالتها. (مارس 2016) هذه قائمة مواقع تاريخية دينبة في الوطن العربي. هذه المقالة يتيمة إذ تصل إليها مقالات أخرى قليلة جدًا. فضلًا،

Sohan Singh redirects here. For other uses, see Sohan Singh (disambiguation). Sohan Singh BhaknaBorn22 January 1870Khutrai Khurd, British IndiaDied21 December 1968 (Aged 98)Amritsar, IndiaOrganization(s)Ghadar Party, Kisan Sabha.Political partyCommunist Party of IndiaMovementIndian independence movement, 1907 Punjab unrest, Ghadar Conspiracy. Part of a series onCommunism in India Personalities M.P.T. Acharya Abani Mukherji M. N. Roy Bhagat Singh P. Krishna Pillai Puran Chand Joshi A. K. Gopalan …

2020年キルギス反政府運動日時2020年10月5日 - 10月15日場所 キルギス原因2020年議会総選挙の不正結果 10月4日の議会総選挙は無効 アタンバエフ前大統領らを解放(後に再拘束) ボロノフ(ロシア語版)内閣の全閣僚を解任 ジェーンベコフ大統領が辞任 参加集団 キルギス政府 親ジェーンベコフ政党 統一(英語版) 私の故郷キルギスタン(英語版) キルギスタン党(英語版…

Pour les articles homonymes, voir Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band. Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band Chanson de The Beatlesextrait de l'album Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band Sortie 1er juin 1967 Enregistré 1er février au 7 avril 1967Studios EMI, Londres Durée 2:02 Genre Rock psychédélique Auteur-compositeur Lennon/McCartney Producteur George Martin Label Parlophone Singles de The Beatles Back in the U.S.S.R. / Twist and Shout(1976) Beatles Movie Medley / I'm H…

Perbandingan konstruksi clinker dengan carvel. Kerangka carvel jauh lebih kuat dan rapat daripada kerangka clinker yang seperti susunan tulang iga. Carvel atau Pembuatan Carvel atau carvel planking adalah metode pembuatan kapal kayu yang mana papan untuk lambung kapal disusun dari tepi ke tepi dan disatukan dalam kerangka yang kuat, sehingga terbentuk permukaan yang rata dan halus. Secara tradisional papan tidak melekat atau mengunci satu sama lain, terdapat celah-celah kecil yang nantinya akan …

Kolkata Municipal Corporation in West Bengal, IndiaWard No. 66Kolkata Municipal CorporationInteractive Map Outlining Ward No. 66Ward No. 66Location in KolkataCoordinates (dms): 22°31′55″N 88°23′08″E / 22.531861°N 88.385444°E / 22.531861; 88.385444Country IndiaStateWest BengalCityKolkataNeighbourhoodsTangra (Chinatown), Topsia, Science City, Forum Atmosphere, Tiljala (Kustia-Picnic Garden-Binay Singh 20 bas bagan Colony)ReservationOpenParliamentary con…

Hartal Doktor KontrakA group of government doctors began their peaceful protests at hospitals across the country at 11 a.m. to push for systemic reforms that prevented them from furthering their studies as well did not provide job security.Date26 July 2021 (UTC+8)LocationHospitals in MalaysiaCaused byProtest towards Malaysian contract medical officer appointment policyGoals Automatic absorption of contract medical officers into the national health system Transparency of the method of absorption …

Iglesia del Señor de las Misericordias Patrimonio cultural, artístico y religioso de Medellín Fachada principal.LocalizaciónPaís ColombiaDivisión MedellínDirección Medellín, Antioquia ColombiaInformación religiosaCulto CatólicoDiócesis Arquidiócesis de MedellínHistoria del edificioConstrucción 1921-1931Arquitecto Andrés Lorenzo HuarteDatos arquitectónicosTipo IglesiaEstilo Neogótico florido[editar datos en Wikidata] La iglesia del Señor de las Misericordias es u…

Kembali kehalaman sebelumnya

Lokasi Pengunjung: 44.192.94.177