Oranjegekte

Oranjegekte ("kegilaan oranye") atau Oranjekoorts ("demam oranye") adalah fenomena di Belanda yang muncul saat acara olahraga besar, terutama pada kejuaraan sepak bola internasional, Grand Prix Formula Satu, serta perayaan Koningsdag, hari libur tahunan untuk merayakan ulang tahun raja. Fenomena ini terlihat dari pakaian serba oranye seperti kaos, topi, syal; perhatian media pada olahraga dan para pendukung; serta hiasan oranye pada mobil,[1] kamar, rumah, toko, bahkan seluruh jalan.[2] Warna oranye merupakan warna tradisional keluarga kerajaan Belanda, Wangsa Oranye-Nassau.
Sejarah
Awalnya oranjegekte hanya muncul pada hari-hari perayaan monarki, lalu berkembang ke acara olahraga.[3] Perayaannya biasanya diorganisasi oleh perkumpulan lingkungan dan Oranjeverenigingen ("asosiasi oranye"), dengan dukungan dana pemerintah. Contoh besar terjadi saat pernikahan Juliana dari Belanda (waktu itu putri mahkota) dan Bernhard dari Lippe-Biesterfeld pada Januari 1937; di Emmen dan beberapa tempat lain, pesta berlangsung hingga pecahnya Perang Dunia II.[4]
Pada tahun 1934, fenomena ini mulai dikaitkan dengan olahraga ketika ribuan pendukung Belanda pergi ke Italia untuk Piala Dunia 1934—meski belum memakai atribut oranye—dan memenuhi jalanan sambil menyanyikan "We gaan naar Rome toe" ("Kita pergi ke Roma"). Oranjegekte benar-benar memuncak pada Piala Dunia 1974, ketika 30–40 ribu pendukung hadir di setiap pertandingan: "Selama turnamen, fenomena baru muncul: oranjegekte nasional dan massa pendukung yang mengikuti tim." Kekalahan 2–1 dari Jerman Barat di final tidak mengurangi antusiasme, meski lukanya baru sembuh setelah UEFA Euro 1988.[5]
Makna dan pentingnya

Oranjegekte sering dibandingkan dengan Tartan Army dari Skotlandia—keduanya dianggap bagian dari pembentukan identitas nasional, bersifat pribadi sekaligus kolektif, dan tidak sepenuhnya rasional.[6] Fenomena ini juga dipupuk lembaga seperti Komite Olimpiade Belanda, yang mengadakan acara untuk meningkatkan "demam oranye" dan dukungan bagi atlet Olimpiade Belanda.[7]
Fenomena ini juga penting bagi dunia bisnis. Banyak perusahaan merilis edisi oranye dari produk mereka. Iklan dan promosi biasanya menyesuaikan, terutama saat Piala Dunia FIFA.[butuh rujukan] Banyak merek dan supermarket mengeluarkan suvenir khusus—seperti topi Heineken serta Wuppies, Welpies, dan Beesies dari Albert Heijn.[butuh rujukan] Musisi populer pun sering merilis lagu khusus menjelang Euro atau Piala Dunia, umumnya merujuk pada tim nasional sepak bola Belanda, yang biasanya dipanggil sebagai Oranje (Oranye).[butuh rujukan]
Galeri
-
Sebuah perumahan didekorasi dengan atribut berwarna oranye
-
Warga Belanda berpakaian oranye saat perayaan Koningsdag
-
Pendukung timnas Belanda memenuhi jalanan kota Leipzig, Jerman
-
Pendukung Max Verstappen dari Belanda menyalakan asap oranye di Grand Prix Austria 2021
Lihat pula
Referensi
- ^ Voordouw, Wilko (1 June 2012). "Oranjegekte steeds vroeger en steeds gekker". Nederlands Dagblad. Diakses tanggal 5 June 2012.
- ^ "Gooise brandweer legt nadruk op 'veilige' oranjegekte op straat". dichtbij.nl. 5 Juni 2012. Diakses tanggal 5 Juni 2012.
- ^ Blockmans, W.P. (2006). "De toegevoegde waarde". Dalam D.J. Elzinga (ed.). De Nederlandse constitutionele monarchie in een veranderend Europa [The Dutch constitutional monarchy in a changing Europe] (dalam bahasa Belanda). Kluwer. hlm. 127–32. ISBN 9789013037777. Diakses tanggal 5 June 2012.
- ^ Hoek-Beugeling, S. (2008). Emmen, het groote vreugdeoord (dalam bahasa Belanda). Centraal Boekhuis. hlm. 87–94. ISBN 9789033006586. Diakses tanggal 6 June 2012.
- ^ Hart, Joep de (2005). "'Collectief nagelbijten en hardgrondig synchroonvloeken...': Oranjekoorts rond het Nederlands elftal in 1988, 1974 en 1934". Voorbeelden en nabeelden: historische vergelijkingen naar aanleiding van de dood van Fortuyn en Hazes [Examples and afterimages: historical comparisons to the causes of death of Fortuyn and Hazes] (dalam bahasa Belanda). Sociaal en Cultureel Planbureau. hlm. 52–60. ISBN 9789037702484. Diakses tanggal 5 June 2012.
- ^ "Gooise brandweer legt nadruk op 'veilige' oranjegekte op straat" [The Gooise fire brigade put emphasis on 'safe' orange craze in the street] (dalam bahasa Belanda). Dichtbij.nl. 5 June 2012. Diakses tanggal 5 June 2012.
- ^ W J P M, Lokerman (2004). Adfo Sponsoring Cases. Kluwer (dipublikasikan 6 Juni 2012). hlm. 35. ISBN 9789014089447. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.