Share to: share facebook share twitter share wa share telegram print page

Kawasan Karst Maros-Pangkep

Kawasan Karst Maros-Pangkep
Negara Indonesia
Titik tertinggi Gunung Bulusaraung
 - elevasi 1.353 ft (412 m)
Geology Karst / Batu kapur / Batu gamping
Kawasan Karst Maros-Pangkep
Kawasan Karst Maros-Pangkep
Seorang petani menanam padi disekitar Kawasan Karst Maros-Pangkep di Desa Salenrang, Kabupaten Maros.
Kawasan Karst Maros-Pangkep
Kawasan Karst Maros-Pangkep
Kawasan Karst Maros-Pangkep
Lokasi di Sulawesi
LetakKabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Indonesia
Kota terdekatKota Turikale
Kota Pangkajene
Kota Makassar
Koordinat04°42′49″S 119°55′13″E / 4.71361°S 119.92028°E / -4.71361; 119.92028[1]
Luas46.200 hektare (462 km2)
Pihak pengelolaBadan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Sulawesi Selatan
Lanskap dari puncak Gunung Bulusaraung 1.353 mdpl, titik tertinggi di Kawasan Karst Maros-Pangkep, Desa Tompo Bulu, Kabupaten Pangkep (Bagian 1)
Lanskap dari puncak Gunung Bulusaraung 1.353 mdpl, titik tertinggi di Kawasan Karst Maros-Pangkep, Desa Tompo Bulu, Kabupaten Pangkep (Bagian 2)

Kawasan Karst Maros-Pangkep (disingkat KKMP) adalah sebuah kawasan karst yang terletak secara administratif di dua kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, yakni Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep. Kawasan ini merupakan sebuah rangkaian pegunungan atau perbukitan karst yang berada di utara Maros dan selatan Pangkep, Sulawesi Selatan, Indonesia. Titik tertinggi Kawasan Karst Maros-Pangkep berada di puncak Gunung Bulusaraung yang berada di ketinggian 1.353 mdpl. Kawasan ini memiliki luas ± 46.200 ha atau 462 km².[1] Wilayah seluas ± 22.800 ha pada kawasan ini masuk kedalam wilayah Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung (TN Babul) yang memiliki jumlah luas ± 43.750 ha.[1] Dengan luas tersebut, Kawasan Karst Maros-Pangkep menjadi kawasan karst terluas di Indonesia dan terluas kedua di dunia setelah karst yang ada di Guangzhou, Cina. KKMP memiliki tipe tower karst sejenis di Cina Selatan & Vietnam, KKMP selain dimanfaatkan sebagai bahan galian untuk bahan bangunan & bahan baku semen, dimanfaatkan nilai jasa lingkungannya (environmental services) seperti sumberdaya air, keanekaragaman hayati, keunikan bentang alam, objek wisata alam, situs arkeologi, dan areal peribadatan

Indonesia memiliki potensi bentang alam karst sekitar 154.000 km² atau sekitar 0,08% dari luas daratan Indonesia. Sulawesi Selatan memiliki kawasan karst yang tersebar di beberapa wilayah kabupatennya. Namun yang paling terkenal adalah kawasan karst yang terletak di Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep. Kawasan Karst Maros-Pangkep (KKMP) merupakan yang terbesar dan terindah kedua di dunia setelah kawasan karst di Cina. Keunikan kawasan karst Maros Pangkep yang tidak terdapat pada kawasan-kawasan karst lainnya di Indonesia karena mempunyai bentang alam yang unik dan khas yang biasa disebut menara karst (tower karst). Di kawasan itu, bukit-bukit kapur menjulang tinggi dengan tebing yang menantang. Bahkan bersama kawasankarst di Pegunungan Sewu, kawasan karst Maros-Pangkep diusulkan sebagai situs warisan budaya dunia (World Heritage) kepada UNESCO. Namun sayangnya kawasan karst Maros-Pangkep belum dapat menjadi situs warisan budaya dunia. Untunglah saat ini, sebagian besar kawasan karst Maros-Pangkep telah ditetapkan menjadi taman nasional dan telah menjadi satu-satunya kawasan taman nasional karst di Indonesia.[1]

Informasi yang tersedia mengenai kawasan Karst Maros-Pangkep di Sulawesi Selatan dianggap paling lengkap mengenai data kawasan karst. Tentunya karena kawasan tersebut statusnya sudah menjadi taman nasional. Ekosistem karst yang memiliki banyak nilai, membuat banyak sektor yang berkepentingan membuat kebijakan dalam pengelolaan yang terkadang tarik ulur dan berseberangan dengan sektor yang lain. Selain itu, karena tingginya kebutuhan untuk bahan bangunan, membuat kawasan karst menjadi sangat rentan untuk ditambang. Untuk melindungi dan melestarikan kawasan karst, diperlukan informasi yang cukup mengenai kawasan karst yang ada.[1]

Kawasan karst Maros-Pangkep terbentang seluas 43.750 ha yang terdiri dari areal penambangan seluas 20.000 ha dan 23.750 ha lainnya menjadi bagian dari 43.750 ha kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung. Pembagian tersebut dilakukan karena pada saat akan diusulkan menjadi taman nasional, di kawasan ini sudah banyak perusahaan yang mendapat izin melakukan kegiatan penambangan, diantaranya PT Semen Bosowa Maros, PT Semen Tonasa Pangkep, dan puluhan perusahaan lain yang menambang marmer dan batu kapur. Penambangan yang dilakukan di kawasan Karst Maros-Pangkep ini merupakan ancaman terhadap ekosistem dan kelestarian situs gua prasejarah dan tinggalan budaya prasejarah yang tersimpan di dalamnya. Salah satu aspek ekosistem yang terancam adalah ketersediaan air tanah di sekitar kawasan karst. Dari tinjauan hidrologis, daerah karst berpotensi sebagai wadah cadangan air. Hal ini terlihat pada beberapa gua yang di dalamnya terdapat sungai bawah tanah. Disamping itu, di kawasan ini dijumpai sejumlah sumber air berupa sungai besar dan sebagian bermuara di Air Terjun Bantimurung. Selain dikhawatirkan mengancam ketersediaan air, aktivitas penambangan juga dikhawatirkan dapat menghilangkan bukti-bukti sejarah karena gua-gua tersebut menyimpan sejumlah artefak sisa peradaban manusia masa prasejarah.[2]

Kawasan Karst Maros-Pangkep sudah ditunjuk sebagai kawasan Taman Nasional melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 398/Menhut/11/2004, tanggal 18 Oktober 2004, tentang Perubahan Fungsi Cagar Alam, Taman Wisata Alam, Hutan Lindung, Hutan Produksi Terbatas, dan Hutan Produksi Tetap menjadi Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung di Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, seluas ± 43.750 ha. Kawasan tersebut sebelumnya terdiri dari kawasan Cagar Alam seluas ± 10.282,65 ha, Taman Wisata Alam seluas ± 1.624,25 ha, Hutan Lindung seluas ± 21.343,10 ha, Hutan Produksi Terbatas seluas ± 145 ha dan Hutan Produksi Tetap seluas ± 10.355 ha.[2]

Sejarah kawasan

  1. Agustus–Oktober 1857, Alfred Russel Wallace (Naturalis asal Inggris) melakukan eksplorasi di Maros dan mempublikasikannya dalam buku “The Malay Archipelago”.
  2. 1902-1903, Fritz Sarasin dan Paul Sarasin (Naturalis dan Etnolog asal Swiss) melakukan kajian prasejarah di gua-gua di Maros dan mempublikasikannya dalam buku Reisen in Celebes: Ausgefhrt in Den Jahren 1893-1896 Und 1902-1903;
  3. 1970–1980, di Kawasan Karst Maros-Pangkep telah ditunjuk/ditetapkan 5 kawasan konservasi seluas ± 11.906,9 ha, yaitu TWA Bantimurung, TWA Gua Pattunuang, CA Bantimurung, CA Karaenta, dan CA Bulusaraung;
  4. 1989, Kantor Wilayah Departemen Kehutanan Sulawesi Selatan mengusulkan Taman Nasional Hasanuddin;
  5. 1993, Kongres XI International Union of Speleology merekomendasikan Kawasan Karst Maros-Pangkep sebagai Warisan Dunia;
  6. 1995, NCP (National Conservation Plan) memuat calon Taman Nasional Hasanuddin seluas 86.682 ha;
  7. 1997, Seminar Lingkungan Karst PSL-Unhas merekomendasikan perlindungan Kawasan Karst Maros-Pangkep;
  8. 1999, Unit KSDA Sulsel I & Unhas melaksanakan penilaian potensi calon Taman Nasional Hasanuddin;
  9. Mei 2001, The Asia-Pasific Forum on Karst Ecosystems and World Heritage merekomendasi konservasi Kawasan Karst Maros-Pangkep.
  10. 12–13 November 2001, Bapedal Regional III menyelenggarakan Simposium Karst Maros-Pangkep merekomendasikan Kawasan Karst Maros-Pangkep sebagai Taman Nasional maupun World Heritage Site;
  11. 2002, Dalam rangka perubahan fungsi kawasan hutan, Tim Terpadu dibentuk oleh Pemprov Sulsel;
  12. 2002-2004, Tim terpadu melaksanakan tugasnya sampai dengan terbitnya rekomendasi dari Bupati, DPRD & Gubernur
  13. 18 Oktober 2004, Menteri Kehutanan menerbitkan keputusan Nomor: SK.398/Menhut-II/2004 tentang Perubahan Fungsi Kawasan Hutan pada Kelompok Hutan Bantimurung Bulusaraung seluas ± 43.750 ha terdiri dari Cagar Alam seluas ± 10.282,65 ha, Taman Wisata Alam seluas ± 1.624,25 ha, Hutan Lindung seluas ± 21.343,10 ha, Hutan Produksi Terbatas seluas ± 145 ha, dan Hutan Produksi Tetap seluas ± 10.335 ha yang terletak di Kabupaten Maros dan Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan menjadi Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung.

Geologi

Karst Maros-Pangkep merupakan Formasi Tonasa yang berumur Eosen Akhir hingga Miosen Tengah (40 juta hingga 15 juta tahun yang lalu). Formasi Tonasa ini tersusun oleh batugamping pejal, bioklastik, kalkarenit, koral dan kalsirudit. Sebaran Formasi Tonasa ini menurut Moyra Wilson membentuk Paparan Karbonat Tonasa yang menyebar dari selatan hingga utara (± 100 km).

  1. Nasara Area, Jeneponto berupa batugamping berlapis, napal
  2. Pattunuang Asue Area, Maros berupa Wackestones
  3. Central Area, Pangkep berupa Wackestones
  4. Biru Area, Bone
  5. Ralla Area, Barru berupa batugamping, napal

Sebagian TN Babul

Penunjukan sebagian kawasan Karst Maros-Pangkep dan kawasan Hutan Pegunungan Bulusaraung menjadi taman nasional melalui proses yang cukup panjang. Proses tersebut dimulai pada tahun 1993 oleh desakan UNESCO kepada Pemerintah Indonesia untuk segera melindungi ekosistem karst melalui penetapan kawasan konservasi, untuk selanjutnya diusulkan menjadi Situs Warisan Dunia (World Heritage Site). Kawasan Karst Maros -Pangkep memiliki keistimewaan dibandingkan dengan kawasan karst lainnya, diantaranya:

  • Membentang sepanjang dua wilayah administratif kabupaten, yaituKabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep;
  • Memiliki lanskap yang indah, berbentuk seperti tower yang tidak ada duanya di dunia;
  • Koridor sangat panjang;
  • Memiliki nilai dan sumber daya arkeologi yang tinggi;
  • Memiliki ornamen gua yang indah dan terkenal di dunia;
  • Memiliki nilai jual yang tinggi untuk ekowisata alam;
  • Memiliki ratusan gua, walaupun baru 58 gua yang baru tereksplorasi biotanya oleh UPI;
  • Memiliki biodiversitas tertinggi se-Asia Tropika;
  • Diusulkan untuk menjadi "natural world heritage" (warisan alam dunia) sejak tahun 1998.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b c d e Ahmad, Amran; A. Siady Hamzah (2016). Database Karst Sulawesi Selatan 2016 (PDF). Makassar: Badan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. 
  2. ^ a b c Tim Direktori Maros-Pangkep (2007). Direktori Potensi Wisata Budaya Di Kawasan Karst Maros-Pangkep Sulawesi Selatan Indonesia (PDF). Makassar: Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Makassar. hlm. 31–33. ISBN 978-979-17021-0-2. 

Read other articles:

American jazz musician This article relies largely or entirely on a single source. Relevant discussion may be found on the talk page. Please help improve this article by introducing citations to additional sources.Find sources: Bobby Durham jazz musician – news · newspapers · books · scholar · JSTOR (July 2021) Bobby Durham (February 3, 1937 – July 6, 2008) was an American jazz drummer.[1] Durham was born in Philadelphia and learned to …

2008 American filmIt Might Get LoudFilm posterDirected byDavis GuggenheimProduced byThomas TullDavis GuggenheimLesley ChilcottPeter AftermanCinematographyErich RolandGuillermo NavarroEdited byGreg FintonMusic byJimmy PageThe EdgeJack WhiteProductioncompanySteel Curtain PicturesDistributed bySony Pictures ClassicsRelease dates September 5, 2008 (2008-09-05) (TIFF) August 14, 2009 (2009-08-14) (United States) CountryUnited StatesLanguageEnglishBox office$1,807…

MünsterPanorama Münster BenderaLambang kebesaranLetak Münster NegaraJermanNegara bagianNordrhein-WestfalenWilayahMünsterKreisDistrik perkotaanDidirikan793Subdivisions6Pemerintahan • Lord MayorMarkus Lewe (CDU) • Governing partiesCDULuas • Total302,28 km2 (11,671 sq mi)Ketinggian60 m (200 ft)Populasi (2019-12-31)[1] • Total315.293 • Kepadatan10/km2 (27/sq mi)Zona waktuWET/WMPET (UTC+1/+2)Kod…

Nintendo DSi (posisi terbuka) Nintendo DSi (Jepang: ニンテンドーDSicode: ja is deprecated , Hepburn: Nintendō Dī Esu Ai)[1] adalah sebuah konsol permainan genggam layar ganda yang dirilis oleh Nintendo. Konsol tersebut diluncurkan di Jepang pada 1 November 2008, dan seluruh dunia pada April 2009. Konsol tersebut merupakan iterasi ketiga Nintendo DS, dan pesaing pasaran utamanya adalah PlayStation Portable (PSP) dari Sony. Iterasi keempat tersebut, yang berjudul Nintendo DSi XL, m…

Pour les articles homonymes, voir Robert Wilson et Wilson. Robert R. Wilson Robert R. Wilson à la cérémonie d'ouverture du Fermilab Données clés Naissance 4 mars 1914Frontier (Wyoming) (en) Décès 16 janvier 2000 (à 85 ans)Ithaca (New York) Données clés modifier Robert Rathbun Wilson (4 mars 1914 - 16 janvier 2000) est un physicien américain qui a été chef de projet lors du Projet Manhattan et l'un des responsables de la création du Fermilab, duquel il est aussi directeur …

Deutsche Oper am RheinOpernhaus Düsseldorf (2011)Formation1955HeadquartersOpernhaus DüsseldorfLocationDüsseldorf/Duisburg, North Rhine-Westphalia, GermanyCoordinates51°13′39″N 6°46′39″E / 51.22743°N 6.77750°E / 51.22743; 6.77750IntendantChristoph MeyerWebsiteoperamrhein.de Theater Duisburg in 2009 The Deutsche Oper am Rhein (German Opera on the Rhine) is an opera company based in Düsseldorf and Duisburg. The opera also has an associated classical ballet co…

Esta página cita fontes, mas que não cobrem todo o conteúdo. Ajude a inserir referências. Conteúdo não verificável pode ser removido.—Encontre fontes: ABW  • CAPES  • Google (N • L • A) (Outubro de 2019) Make Them Suffer Make Them SufferMake Them Suffer viver concerto Informação geral Origem Perth, Austrália Ocidental País Austrália Gênero(s) Deathcore, metalcore, metal sinfônico, metal progressivo Período em atividad…

Aeropuerto Internacional de Kota Kinabalu Lapangan Terbang Antarabangsa Kota Kinabalu IATA: BKI OACI: WBKK FAA: LocalizaciónUbicación Kota Kinabalu, Sabah, Malasia, MalasiaElevación 3 mSirve a Kota KinabaluDetalles del aeropuertoTipo Público.Operador Malaysia Airports Holdings BerhadEstadísticas (2014)Pasajeros 6.792.968Carga (Toneladas) 23.769Pistas DirecciónLargoSuperficie02/203.780Asfalto.Sitio web www.malaysiaairports.com.my[editar datos en Wikidata] Este artículo o sec…

1981 video game Defender (video game) redirects here. For the 2002 game, see Defender (2002 video game). 1981 video gameDefenderDeveloper(s)Williams ElectronicsPublisher(s)Arcade NA/EU: Williams ElectronicsJP: Taito[1] Ports Atari, Inc.AtarisoftDesigner(s)Eugene JarvisLarry DeMarProgrammer(s)Eugene JarvisLarry DeMarSam DickerPaul DussaultPlatform(s)Arcade, Adventure Vision, Apple II, Atari 8-bit, Atari 2600, Atari 5200, BBC Micro, ColecoVision, Commodore 64, Intellivision, IBM PC, SAM Co…

Generator kan verwijzen naar: Een apparaat om elektriciteit op te wekken: zie Generator (energietechniek) Aggregaat (generator) Gelijkstroomgenerator, zie dynamo MHD-generator, zie magnetohydrodynamica Vandegraaffgenerator Wisselstroomgenerator, zie alternator Daarnaast wordt het ook gebruikt om apparaten aan te duiden voor het opwekken van: Gas: Gasgenerator Stoom: Stoomgenerator Geluid: Toongenerator In de informatica: Generator (informatica): functie voor het itereren met een lus In muziek: G…

This article needs additional citations for verification. Please help improve this article by adding citations to reliable sources. Unsourced material may be challenged and removed.Find sources: Chairman of the Supreme People's Assembly – news · newspapers · books · scholar · JSTOR (October 2021) (Learn how and when to remove this template message) Chairman of the Supreme People's Assembly최고인민회의 의장Emblem of North KoreaIncumbentPak In-chols…

В Википедии есть статьи о других людях с именем Эрнст Людвиг. Эрнст Людвиг I Саксен-Мейнингенскийнем. Ernst Ludwig I. von Sachsen-Meiningen герцог Саксен-Мейнингенский 27 апреля 1706 — 24 ноября 1724 Предшественник Бернгард I Саксен-Мейнингенский Преемник Эрнст Людвиг II Саксен-Мейнингенск…

Type of musical instrument Armonica redirects here. Not to be confused with Harmonica. For the related instrument, see Glass harp. For other uses, see Glass harmonica (disambiguation). 1900 illustration of a glass harmonica Spinning glass disks (bowls) on a common shaft are arranged with the lower notes (larger disks) to the left and higher notes (smaller disks) to the right. The glass harmonica, also known as the glass armonica, glass harmonium, bowl organ, hydrocrystalophone, or simply the arm…

第三回全国基督教信徒大親睦会(だいさんかいぜんこくキリストきょうしんとだいしんぼくかい)は、1883年5月8日から12日の5日間に東京府にある新栄橋教会(新栄會堂)、浅草會堂、井生村楼(井生村樓)などを会場にして行われた集会で、全国各地のキリスト者が相互の親睦交流や伝道上の協議のために行われた。[1]日本のプロテスタント信者の超教派の集会である。…

2012 autobiography by Chris Kyle American Sniper Paperback coverAuthorChris KyleScott McEwenJim DeFeliceCountryUnited StatesLanguageEnglishSubjectPersonal memoriesPublisherWilliam Morrow and Company, an imprint of HarperCollinsPublication dateJanuary 2, 2012Media typeHardcoverAudiobookPaperbackPages400ISBN978-0062082350 American Sniper: The Autobiography of the Most Lethal Sniper in U.S. Military History is a work of autobiographical creative nonfiction by United States Navy SEAL Chris Kyle…

Ecclesiastical architectural style The Gračanica monastery near Priština, an example of the Serbo-Byzantine Style (UNESCO World Heritage Site) The Serbo-Byzantine architectural style or Vardar architectural school (or style), is an ecclesiastical architectural style that flourished in the Serbian Late Middle Ages (ca. 1300–1389), during the reign of the Nemanjić dynasty. It was developed through fusing contemporary Byzantine architecture and the Raška architectural school to form a new sty…

Filipino musician (born 1968) In this Philippine name, the middle name or maternal family name is Jose and the surname or paternal family name is Pangan. This biography of a living person needs additional citations for verification. Please help by adding reliable sources. Contentious material about living persons that is unsourced or poorly sourced must be removed immediately from the article and its talk page, especially if potentially libelous.Find sources: Jett Pangan –&#…

Mexican-American long-distance runner Diego EstradaDiego Estrada at the 2012 Summer OlympicsPersonal informationNationalityMexican AmericanBorn (1989-12-19) December 19, 1989 (age 33)Michoacán, MexicoSportSportTrackEvent(s)1500 metres, 5000 metres, 10,000 metresCollege teamNorthern ArizonaCoached byJoe VigilAchievements and titlesPersonal best(s)1500 metres: 3:41.80[1] 5000 metres: 13:15.33[1] 10,000 metres: 27:30.53[1]Updated on 4-29-16. Juan Diego Estrada Constant…

Norwegian ice hockey player (born 1984) This biography of a living person needs additional citations for verification. Please help by adding reliable sources. Contentious material about living persons that is unsourced or poorly sourced must be removed immediately from the article and its talk page, especially if potentially libelous.Find sources: Marius Holtet – news · newspapers · books · scholar · JSTOR (October 2023) (Learn how and when to remove this…

Das Naturschutzgebiet Buchhorstkuppe mit einer Größe von 2,9 ha liegt östlich von Helmeringhausen im Stadtgebiet von Olsberg im Hochsauerlandkreis. Das Gebiet wurde 2004 mit dem Landschaftsplan Olsberg durch den Hochsauerlandkreis als Naturschutzgebiet (NSG) ausgewiesen. Inhaltsverzeichnis 1 Gebietsbeschreibung 2 Schutzzweck 3 Siehe auch 4 Literatur 5 Weblinks Gebietsbeschreibung Beim NSG handelt es sich um die Bergkuppe Buchhorst, welche mit Buchen und Eichen bestanden. Am Nordhang befi…

Kembali kehalaman sebelumnya

Lokasi Pengunjung: 3.235.182.206