Film triler

Sebuah tema umum dalam film-film cerita seru melibatkan para korban tak berdosa yang menghadapi petualangan, seperti yang tampak dalam film Hitchcock Rebecca (1940)

Film triler, juga dikenal sebagai film menegangkan atau film mencekam, adalah sebuah genre film yang membangkitkan rasa membangkitkan rasa antusias dan ketegangan kepada penonton.[1] Unsur ketegangan yang ditemukan dalam alur cerita film-film dalam genre ini sering digunakan oleh pembuat film. Ketegangan diciptakan dengan menunda apa yang dianggap tak terhindarkan oleh penonton, dan dibangun melalui situasi yang mengancam atau di mana adegan melarikan diri tampak mustahil.[2]

Penyembunyian beberapa informasi penting dari penonton, serta adegan pertarungan dan pengejaran, merupakan metode yang umum digunakan. Kehidupan biasanya terancam dalam film thriller, misalnya ketika protagonis tidak menyadari bahwa mereka memasuki situasi berbahaya. Karakter dalam film thriller berkonflik satu sama lain atau dengan kekuatan dari luar, yang kadang-kadang bersifat abstrak. Protagonis biasanya dihadapkan pada masalah, seperti pelarian, misi, atau misteri.[3]

Penulis skenario dan akademisi Eric R. Williams mengidentifikasi film thriller sebagai salah satu dari sebelas super-genre dalam taksonomi penulis skenario, dengan klaim bahwa semua film naratif berdurasi penuh dapat diklasifikasikan berdasarkan super-genre ini. Sepuluh lainnya adalah laga, kejahatan, fantasi, horor, romantis, fiksi ilmiah, potret kehidupan, olahraga, perang, dan barat. Film thriller biasanya dipadukan dengan genre-genre lain; paduan yang umum termasuk thriller aksi, thriller fantasi, dan thriller fiksi ilmiah. Film thriller memiliki hubungan erat dengan film horor, keduanya menimbulkan ketegangan. Dalam alur cerita tentang kejahatan, film thriller lebih fokus pada menciptakan ketegangan daripada pada penjahat atau detektif. Tema umum meliputi terorisme, konspirasi politik, pengejaran, dan segitiga cinta yang berujung pada pembunuhan.[4]

Catatan

  1. ^ Konigsberg 1997, hlm. 421
  2. ^ Konigsberg 1997, hlm. 404
  3. ^ Dirks, Tim. "Thriller – Suspense Films". Filmsite.org. Diakses tanggal July 25, 2010.
  4. ^ Dirks, Tim. "Thriller – Suspense Films". Filmsite.org. Diakses tanggal July 25, 2010.

Referensi

Bacaan tambahan

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.